Followers

Senin, 18 Januari 2010

150 Tips dan Trik Dasar Pada Windows yg Masih Tersembunyi Pert 1

Setelah menginstalasi Windows dan aplikasi-aplikasi lain yang dibutuhkan ke dalam komputer, ada beberapa hal yang seharusnya Anda lakukan. Di antaranya adalah melakukan beberapa hal untuk mempercepat serta mempermudah kinerja komputer. Misalnya, mengatur agar komputer bisa restart lebih cepat, atau memunculkan menu tersembunyi, menggunakan shortcut untuk akses lebih cepat dan lain sebagainya. Semua hal di atas adalah sebagian kecil dari tip dan trik dasar Windows yang saya sampaikan berikut ini. Semua tip dan trik di sini saya padukan menjadi 150 langkah mudah dan aman untuk dilakukan yang saya dapatkan dari berbagai sumber yang sangat banyak sekali. 150 tip dan trik, termasuk beberapa panduan langkah demi langkah yang mudah berikut ini, akan menjadikan komputer Anda lebih nyaman bekerja. Tentu saja, akhirnya, produktivitas Anda di depan komputer kian berkembang. Sebuah komputer yang nyaman saja belum cukup tanpa dibarengi peningkatan sisi keamanan. Hal ini penting, sebab koneksi ke jaringan, Internet maupun ke komputer lain, sedikit banyak pasti berisiko. Mulai dari penyebaran virus hingga pengambilan data kita oleh orang yang tidak berhak. Untuk itu, saya sertakan pula beberapa tip dasar untuk memperbaiki keamanan pada Windows. selanjutnya….


Beberapa tip dan trik maupun panduan langkah demi langkah dalam tulisan ini menggunakan bantuan program tertentu yang bisa di-download dari beberapa situs di Internet. Namun untuk memudahkan Anda, seperti biasa semua program yang disebutkan dalam tulisan berikut ini disertakan dalam CD PC Media. Tentu saja, semua program sudah diuji di labs PC Media.

Instalasi program yang ada dalam tulisan ini kebanyakan berasal dari situs resmi Microsoft. Sehingga kecil kemungkinannya program-program ini menyebabkan error di PC. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada Windows yang jarang terungkap.


Instalasi Windows yang Mudah dan Menyenangkan


01. Back-up dahulu registry sebelum diedit. Caranya, klik Start|Run, ketik regedit.

Setelah muncul window registry, pilih menu File|Export. Pada bagian Export range, pilih

All dan tentukan nama file, akhiri dengan klik tombol Save.


02. Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun tidak aktif.

Untuk mengaktifkannya, masuk ke Control Panel|Add/Remove Windows Component dan

beri tanda centang pada program yang belum aktif.


03. Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan setting Windows

secara keseluruhan, lebih baik buat Restore Point secara manual dahulu. Caranya, Klik

Start|All Programs|Accessories|System Tool|System Restore dan klik Create a restore

point.



04. Jika Anda memutuskan untuk menginstalasi Windows Update yang sebelumnya

sudah didecline, masuk ke Control Panel|System, pilih tab Automatic Updates dan klik

Restore Declined Updates.


05. Untuk mengatur Windows update berjalan sesuai dengan kebutuhan Anda, atur dulu

Windows Update. Caranya, buka System di Control Panel dan klik tab Automatic

Updates. Atur enable atau disable option Keep my computer up to date.


06. Bila Anda tidak memiliki CD bootable, jangan khawatir. Microsoft sudah

menyediakan

tool gratis untuk membuat disket booting di http://support.microsoft.com/?kbid=310994.


07. Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer dan lepas card

tambahan. Misalnya sound card. Instal ulang dan pasang kembali card setelah instalasi

selesai.


08. Untuk menambahkan System Administration Tools ada Start Menu, klik kanan

Start|Properties. Masuk dalam tab Start Menu dan klik Customize kemudian masuk

dalam tab Advanced. Geser ke bawah dan beri tanda centang pada option Display on the

All Programs and the Start Menu.


09. Untuk menginstal Back up Utility pada Windows XP Home Edition carilah file

ntbackup.msi di direktori\valudeadd\msft\ntbackup\ di CD instalasi Windows XP.

Jalankan file tersebut dan ikuti langkahlangkahnya.


10. Windows XP secara otomatis akan me-highlight setiap program baru yang ter-install.

Cara menghilangkannya, klik kanan Start|Properties. Masuk ke tab Start

Menu|Customize, kemudian klik tab Advanced dan hilangkan tanda centang pada opsi

Highlight newly installed program.


11. Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa DirextX

terbaru sudah terinstalasi dengan baik. Lihat versi terbarunya di

www.microsoft.com/windows/directx.


12. Ada kalanya hardware yang akan dipasang belum support Plug-and-Play. Untuk itu,

gunakan Add Hardware Wizard yang ada di Control Panel|System|Hardware untuk

mendeteksinya.


–> TOP TIPS !

Mempercepat Kerja Komputer


13. Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja untuk masuk ke

Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa sangat lama. Untuk

mempercepat loading Windows, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Misalnya,

mengurangi icon di desktop serta tidak menggunakan wallpaper yang memakan banyak

memory. Ganti wallpaper dengan background berwarna, serta gunakan Desktop Cleanup

Wizard yang ada bisa ditemui dengan klik kanan pada desktop untuk membersihkan

icon. Jangan lupa juga, jalankan defrag secara berkala.


Jika Anda sering menambah atau mengurangi program di komputer, bersihkan registry

secara rutin. Gunakan software bantu seperti Registry Mechanic dari situs

www.winguides.com. Sayangnya, versi trial program ini hanya bisa digunakan

memperbaiki sebanyak 6 sections saja.


Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-remove program yang di-load secara

otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak

dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka msconfig

melalui Start|Run.


14. Gunakan fitur File and Transfer Setting Wizard untuk memindahkan file dan setting

ke komputer baru. Caranya, klik Start|AllPrograms|Accessories|System Tools, kemudian

jalankan File and Transfer Setting Wizard.


15. Gunakan pengecualian pada security setting di Internet Explorer, agar proses update

melalui halaman Windows Update berjalan lancar. Caranya, buka Internet Option di

menu Tools pada Internet Explorer. Klik tab Security, pilih Trusted Site dan klik tombol

Sites. Isikan nama situs Windows Update, hilangkan tanda centang pada option Require

server verification… dan klik OK.


16. Jika Anda kehilangan serial number Windows XP, gunakan freeware Magical Jelly

Bean Keyfinder dari http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml.


17. Jika nama yang teregister dalam Windows XP Anda tidak sesuai, perbaiki melalui

registry. Caranya, buka registry dan pilih MY Computer. Klik menu Edit|Find dan ketik

RegOwner. Jika sudah ditemukan, klik kanan, pilih Modify dan isikan nama yang sesuai.

Perubahan ini bisa juga dilakukan di key RegCompany.


Peningkatan Performa Internet dan Jaringan


18. Untuk men-share sebuah folder di komputer Anda ke jaringan, klik kanan folder

tersebut dan pilih Properties. Klik tab Sharing dan enable option Share this folder on the

network. Beri nama dan klik OK.


19. Buat sebuah icon My Network Places di desktop dengan mengklik kanan area kosong

di dekstop dan klik Properties. Pilih tab Desktop|Customize Desktop. Kemudian buka tab

General dan enable option My Network Places.


20. Ada cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni menggunakan

Console Message. Buka Control Panel|AdministrativeTools|Computer

Management|Action|All Task|Send Console Message. Ketik teks yang hendak dikirim,

tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik Send.

21. Untuk mengatur Internet Connection Firewall (ICF), buka Network Connection di

Control Panel, klik kanan koneksi yang ada dan klik Properties. Buka tab Advanced dan

enable option Protect my computer and network by limitting or preventing access to this

computer from Internet.


22. Atur Internet Connection Firewall (ICF) untuk setiap koneksi yang ada. Baik dial-up

maupun broadband. Jika komputer Anda merupakan bagian dari jaringan yang terhubung

ke Internet, pasang ICF hanya di komputer server.


23. Untuk mengetahui alamat IP Anda, masuk dalam DOS dengan mengetikkan

command di Run. Kemudian ketikkan ipconfig /all.


24. Jika Anda menerima pesan dari Internet melalui Messenger, segera matikan. Caranya,

masuk ke Contol Panel|Administrative Tools|Services, dan klik ganda Messenger

kemudian Stop. Untuk mencegah supaya tidak terulang, atur supaya Messenger menjadi

Disabled di bagian Startup.


25. Matikan Windows Messenger dengan melalui regedit. Buka

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft, kemudian pilih menu

Edit|New|Key, dan beri nama Messenger. Kemudian buat key lagi dengan cara ini di

dalam direktori Messenger dengan nama key-nya Client. Setelah itu, klik menu

Edit|New|DWORD Value, dan beri nama Prevent-Run. Klik kanan value PreventRun,

pilih Modify, isi angka 1 pada Value data, dan klik OK.


26. Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer Anda, klik Start|All

Programs|Accessories|System Tools|System Information. Pilih menu Tools|Net

Diagnostics. Pada window yang terbuka kemudian pilih option Scan your system.

Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.


27. Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi Windows Media Player mengirim data

mengenai komputer dan kebiasaan Anda menggunakan komputer melalui Internet ke

alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, Pada Windows Media Player, pilih menu

Tools|Option. Buka tab Player dan disable option Aloww internet sites to uniquely your

player.


28. Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah network domain, tekan tombol

Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option Lock Computer. Untuk membuka kembali,

tekan tombol Ctrl + Alt + Deldan masukkan password. Konfigurasi Windows yang

Mudah dan Cepat.


29. Untuk men-disable fitur autorun, klik kanan pada icon drive CD, pilih Properties dan

masuk dalam tab AutoPlay. Kemudian disable autoplay untuk setiap jenis file yang

tertera pada daftar.


30. Gunakan program Microsoft Clear Type Tuning Control dari

http://www.microsoft.com/typography/cleartype/ untuk mengatur Clear Type pada

komputer.


31. Untuk melihat system file yang secara default di-hidden oleh Windows XP, pilih tab

View dalam menu Tool|Folder Option dalam Windows Explorer. Enable Display the

content of system folder.


32. Untuk meletakkan icon volume control di taskbar, masuk dalam Control Panel|Sound

and Audio dan klik tab Volume. Enable Place volume control in the Taskbar dan klik

OK.


33. Atur tombol Power di keyboard melalui Control Panel|Power Option di tab

Advanced. Tentukan pengaturan tombol Power ini dengan memilih option yang tersedia.


34. Atur supaya Windows membersihkan Pagefile saat shut down demi keamanan.

Caranya, buka registry dan masuk dalam direktori

HKEY_LOCALMACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control|Session Manager. Edit

value pada key Clear-PageFileAtShutdown menjadi 1. Konsekuensinya, proses shut

down akan berlangsung sedikit lebih lama.


35. Atur supaya Windows menampilkan ekstensi setiap file. Caranya, di Windows

Explorer, pilih menu Tool|Folder Option dan tab View. Hilangkan tanda centang di

option Hide file extentions for known file types.


–> STEP BY STEP

36. Menghapus Komponen yang Terinstal



Banyak komponen Windows yang tidak muncul di Add/Remove Windows Component

sehingga tidak bisa di-uninstall.


1. Buka Notepad dan pilih menu File|Open. Arahkan ke folder Windows\inf. Isi

nama file sysoc.inf. Klik Open untuk membuka file ini.

2. Pilih menu Edit|Replace. Ketik Hide pada kolom Find, namun kosongkan kolom

Replace With, klik Replace All. Tujuannya untuk menghapus semua kata Hide

dalam file ini. Setelah selesai, tutup dan simpan file.

3. Buka Control Panel dan pilih Add/Remove Programs. Kemudian pilih

Add/Remove Windows Component, pada windows yang keluar kemudian akan

tampak beberapa komponen yang sebelumnya tersembunyi.


37. Ubah gambar pada welcome screen dengan cara masuk ke User Account di Control

Panel. Buka account Anda dan klik Change my picture. Tentukan gambar pilihan Anda

dengan mengklik Browse untuk gambar di harddisk atau memilih di antara gambar yang

sudah tersedia.

38. Jika lebih menyukai tampilan Start Menu versi lama, Anda bisa mengubahnya dengan

mengklik kanan tombol Start, pilih Properties. Pilih Classic Start Menu dan klik

Customize untuk mengatur isinya.


39. Untuk menyempurnakan tampilan klasik pada Start Menu, klik kanan desktop dan

pilih Properties. Buka tab Themes, dan pilih Windows Classic dari Theme list.


40. Tambahkan image pada sebuah folder, sehingga image tersebut yang akan tampak

saat Windows Explorer dalam tampilan thumbnails. Caranya, klik kanan folder yang

hendak diolah, pilih Properties. Klik tab Customize dan klik Choose Picture. Pilih sebuah

gambar dan klik Open|OK.


41. Sesuaikan kapasitas Recycle Bin dengan mengklik kanan icon Recycle Bin dan

memilih

Properties. Isi kapasitas yang Anda inginkan dan klik OK.


42. Pada saat View di-set Details di Windows Explorer, klik kanan header salah satu

kolom untukmengatur kolom apa saja yang ditampilkan. Klik More bila perlu mengatur

setting lainnya.


43. Untuk menambahkan program yang paling sering Anda gunakan dalam Quick

Launch, drag icon program tersebut dalam Quick Launch.


44. Tambahkan address bar pada taskbar, sehingga mempercepat akses ke sebuah alamat

di Internet. Caranya, klik kanan taskbar, pilih Toolbar|Address. Klik ganda untuk

membuka dan menutupnya.


45. Jadikan tampilan Windows Explorer seperti tampilan pada window My Computer.

Caranya, klik kanan icon Window Explorer dan pilih Properties. Pada Target area,

setelah %SystemRoot%\explorer.exe tambahkan /n, /e, /select, C:\ dan klik OK.


46. Untuk menambahkan sebuah shortcut program di baris paling atas Start Menu, klik

kanan icon-nya di Start Menu kemudian klik Pin to Start Menu.


47. Supaya sebuah drive atau folder dapat masuk dalam menu Send To, drag shortcut-nya

ke folder \Documen Anda Setting\\SendTo.


48. Mencari folder SendTo? Klik saja Start|Run dan ketik SendTo kemudian klik OK.


49. Untuk mengosongkan daftar dokumen dalam folder My Recent Document di Start

Menu, klik kanan Start, pilih Properties. Klik Customize dan buka tab Advanced

kemudian klik tombol Clear list. Supaya tidak ada lagi yang muncul di My Recent

Documents, disable option List my most recently opened documents.

–> STEP BY STEP


50. Fast User Switching

Dengan Fast User Switching, seorang user tidak perlu logoff sementara user lain login.


1. Untuk meng-enable Fast User Switching, masuk dalam Control Panel dan pilih

User Accounts. Klik option Change the way user log on or off, dan enable Use

Fast User Switching.

2. Supaya koneksi dial-up tetap berjalan meski Fast User Switching di-enable,

masuk ke registry di direktori

HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersi

on\Winlogon.

3. Klik kanan pada panel sebelah kanan dan pilih New |String Value. Beri nama

KeepRasConnections dan beri nilai 1. Restart komputer.


51. Untuk melihat isi sesungguhnya folder My Recent Documents, klik Start|Run,

kemudian ketikkan %UserProfile%\Recent.


Pengaturan Multiple User


52. Untuk berpindah antar user account, tekan tombol Ctrl+Alt+Del, kemudian pada

window Task Manager yang terbuka, pilih tab Users. Klik kanan nama user yang hendak

dipakai dan klik tombol Connect.


53. Tambahkan account Guest supaya orang lain bisa menggunakan komputer Anda.

Caranya, buka User Accounts di Control Panel, klik Guest|Turn On the Guest Account.


54. Ingatlah untuk selalu login sebagai System Administrator sebelum melakukan

perubahan yang berimbas pada performa komputer.


55. Untuk meng-copy user profile, masuk dalam Control Panel|System. Masuk dalam tab

Advance dan klik tombol Setting di User Profiles. Sorot profile yang hendak dicopy,

kemudian klik Copy to dan tentukan lokasi penyimpanan profile. Untuk mengubah

permission, klik tombol Change.


56. Ganti Welcome screen dengan login dialog untuk menambah tingkat keamanan.

Caranya, masuk dalam User Accounts di Control Panel, pilih option Change the way user

log on or off serta disable Welcome screen.


57. Gunakan folder Shared Documents untuk menyimpan filefile yang bisa dibuka orang

lain dalam jaringan. Folder ini bisa ditemui di My Documents\Other Places area.


58. Pada Windows XP Pro Edition, password bisa kadaluarsa jika lama tidak digunakan

login. Untuk menghindarinya, atur supaya Windows tidak melakukan hal tersebut.

Caranya, klik Start|Run, ketikkan userpasswords2 dan Enter. Buka tab Advanced dan

pilih Advanced user management, klik tombol Advanced dan pilih Local Users and

Groups. Klik kanan nama user dan pilih Properties. Buka tab General dan enable option

Password never expires.


59. Beri nama setiap partisi atau drive yang ada dengan nama yang berbeda. Hal ini

penting untuk mempermudah pencarian file.


60. Buat sebuah password reset disk sebagai disket darurat saat kehilangan password.

Caranya, masuk ke Control Panel dan buka User Account. Pilih account Anda dan pilih

Prevent a forgotten password untuk memulai wizard.


Pengaturan File dan Folder


61. Buat sebuah compressed folder dengan cara mengklik kanan area kosong pada

desktop, dan pilih New|Compressed (zipped) Folder. Beri nama dan drag and drop file

yang hendak dikompres dalam folder tersebut.


62. Sebuah compressed folder bisa dilindungi dengan password. Caranya, buka menu

File|Add a Password. Isikan password Anda dan isi sekali lagi untuk konfirmasi.


63. Sebuah compressed folder tetap bisa ditambah isinya dengan cara drag and drop file

yang hendak dikompres ke dalamnya.


64. Saat menjalankan Disk Cleanup, pilih option Compress old files untuk mengompresi

file-file yang sudah tidak dibutuhkan, sehingga kapasitas harddisk bisa dihemat.


65. Enkrip atau acak file bisa dilakukan di Windows XP Pro Edition dengan mengklik

kanan My Computer, pilih Properties. Buka tab General dan klik Advanced. Aktifkan

option Encrypt contents to secure data.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih atas Kunjungan nya !

Jangan Lupa di Komentar ya !

-SatSutPut-

Share My Blog

Facebook Twitter Google Buzz Delicious Digg Stumbleupon
Linkedin Yahoo! Bookmarks Google Bookmarks Reddit Mixx Technorati

Recent Comments