Followers

Sabtu, 03 April 2010

Kesempurnaan Bumi Sebagai Hunian Mahkluk Hidup di Bandingkan Planet-planet Lainnya





Angkasa Luar, ruang hampa tak bertepi dan penuh misteri yang rahasianya belum terungkap oleh ilmu pengetahuan. Tatanan sempurna dari milyaran galaksi, bintang, planet, komet, asteroid serta awan gas dan debu. Dari sekian banyak galaksi, tentu kita mengetahui apa yang disebut Galaksi Bima Sakti (Milky Way). Galaksi Bima Sakti, gugusan bintang raksasa yang didalamnya terdapat Tata Surya kita. Mari kita amati planet-planet yang ada didalam Tata Surya kita, termasuk bumi. Dan kita akan memulai mengenal mereka dari planet terjauh dari matahari.



Spoiler for Pengamatan Planet Tatasurya:


Planet-planet Dalam Tata Surya
1. Pluto
Spoiler for Pluto:



Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) Ke-26 di Praha, Republik Ceko, yang berakhir 25 Agustus, menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan Pluto dari daftar planet-planet di Tata Surya kita. Mulai sekarang, anggota Tata Surya hanya terdiri dari delapan planet, yakni Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan

Neptunus.
Keputusan mengeluarkan Pluto yang sudah menjadi anggota Keluarga Planet Tata Surya selama 76 tahun merupakan konsekuensi ditetapkannya definisi baru tentang planet. Resolusi 5A Sidang Umum IAU Ke-26 berisi definisi baru itu.

Dalam resolusi tersebut dinyatakan, sebuah benda langit bisa disebut planet apabila memenuhi tiga syarat, yakni mengorbit Matahari, berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat, dan memiliki jalur orbit yang jelas dan "bersih" (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut).

Tetapi kita tetap perlu membahas Planet Kerdil yang pernah masuk dalam jajaran planet Tata Surya ini.



Planet terjauh dari matahari. Juga merupakan planet terkecil dalam tata surya. Hanya bebatuan dan udara yang amat dingin. Suhu permukaan Pluto dapat mencapai -238* C.


2. Neptunus
Spoiler for Neptunus:


Satu lagi planet beku, dengan suhu permukaan -218* C. Atmosfernya yang terdiri dari Hidrogen, Helium dan Metana adalah beracun bagi kehidupan. Kandungan Metana beracun yang tinggi, menjadikan atmosfernya berwarna biru. Disinilah dunia mematikan yang disertai badai hebat berkecepatan 2000 Km/Jam.



3. Uranus
Spoiler for Uranus:


Planet mati yang sebagian besarnya tersusun dari batu dan es. Atmosfer Hidrogen, Helium dan Metana sama mematikannya seperti Neptunus.



4. Saturnus
Spoiler for Saturnus:


Planet terbesar kedua di Tata Surya. Planet yang terkenal dengan cincin yang mengitarinya. Cincin ini terdiri dari gas, bebatuan dan es. Dan Saturnus sendiri secara keseluruhan tersusun atas gas. 75% Hidrogen dan 25% Helium. Kerapatannya lebih rendah dari air



5. Jupiter
Spoiler for Jupiter:


Planet terbesar dalam Tata Surya dan juga sebuah planet gas seperti Saturnus. Besarnya 318 kali ukuran Bumi. Tak ada kehiduupan didalamnya, hanya dingin yang luar biasa dan badai besar yang berlangsung ratusan tahun. Terdapat medan magnet yang dapat membinasakan mahkluk hidup apapun.


Io adalah salah satu bulan Jupiter. Io menjadi semacam generator listrik mamatikan selama bergerak melintasi medan magnet Jupiter. Io membangkitkan tegangan 400.000 V diantara dua kutubnya.


Dan bintik merah diatas adalah sebuah badai yang cukup untuk menelan dua buah planet Bumi.



6. Mars
Spoiler for Mars:


Atmosfernya adalah racun dengan kandungan Karbon Dioksida yang tinggi. Permukaanya penuh dengan kawah akibat tubrukan meteor dan ngarai sepanjang ratusan kilometer. Mars adalah planet merah yang sering diliputi angin kencang dan badai pasir yang berlangsung berbulan-bulan.



7. Venus
Spoiler for Venus:


Tidak dingin membeku seperti planet beku lainnya. Venus adalah pemanggang raksasa dengan suhu membakar. Suhu permukannya sekitar 450* C, cukup untuk melelehkan timbal. Venus mempunyai atmosfer berat yang tersusun atas laisan tebal Karbon Dioksida. Tekanan atmosfer Venus setara dengan tekanan pada kedalaman 1 Km dibawah permukaan laut. Atmosfernya terdiri dari lapisan-lapisan asam sulfat berketinggian ribuan meter, sehingga planet ini selalu diguyur hujan asam mematikan.



8. Merkurius
Spoiler for Merkurius:


Planet terdekat dari Matahari. Merkurius berotasi dengan sangat lambat, sehingga mempunyai siang dan malam yang sangat panjang. Menyebabkan belahan siang merah membara, dan belahan yang lainnya membeku. Hal ini dapat menyebabkan perbedaan suhu yang ekstrim antara daerah siang dan daerah malam, sehingga dapat memacu angin kencang berkecepatan ribuan kilometer/jam.





Dari pengamatan singkat kita untuk mengamati planet-planet lain dalam Tata Surya kita. Dapat kita simpulkan bahwa masing-masing dari mereka adalah planet mati, bola batu dan gas yang membisu. Namun satu planet yang belum kita amati, teramat berbeda dari yang lain. Ini karena sifatnya, dari atmosfer hingga susunan permukaanya, dari suhu hingga medan magnetnya dan dari unsur pembentuk hingga dari jaraknya ke Matahari telah diciptakan secara sempurna untuk menopang kehidupan. Planet tersebut adalah Bumi kita.



Tak seperti tetangga lainnya dalam Tata Surya, Bumi adalah planet yang dipenuhi kehidupan. Terdapat keseimbangan paling selaras dalam kehidupan di udara, darat dan laut, yang menyediakan tempat yang luar biasa indahnya untuk hidup. Planet biru ini diciptakan sempurna dengan keistimewaan yang tak terhitung demi menjaga kelangsungan kehidupan diatasnya. Berikut adalah sifat sempurna Bumi dibandingkan planet lainnya.







SIFAT-SIFAT BUMI YANG SEMPURNA 1. Kecepatan Rotasi Yang Sesuai
Spoiler for Rotasi Bumi:

Kecepatan berotasi Bumi juga menjaga penyebaran panas agar tetap seimbang. Bumi melakukan rotasi penuh selama 24 jam, sehingga mengakibatkan pergantian siang dan malam yang cukup singkat. Karena singkat, perbedaan panas dari daerah yang terang dengan daerah yang gelap tidak terlalu ekstrim.

Sebagai contoh ekstrim adalah Merkurius. Karena kecepatan rotasi Merkurius sangat lambat 1 kali rotasi memakan waktu lebih dari satu tahun. Dan perbedaan antara suhu siang dan malam mencapai 1000* C.
Perbedaan ekstrim ini, jika terjadi di daerah yang datar, akan menimblkan angin berkecepatan 1000 Km/Jam yang akan menyapu segala sesuatu yang dilaluinya.


2. Penghalang Pergerakan Angin Berskala Besar
Spoiler for Penghalang:

Perbedaan suhu antara daerah khatulistiwa dan daerah kutub dapat memicu pergerakan angin yang kencang. Namun, Bumi dipenuhi oleh penghalang yang menahan pergerakan udara berskala besar yang disebabkan oleh perbedaan suhu yang ekstrim.
Penghalang tersebut adalah barisan pegunungan.


3. Masa Yang Tepat
Spoiler for Masa Bumi:

Masa Bumi juga tidak kalah pentingnya bagi kehidupan ini. Jika mengamati planet lain, ukuran Bumi merupakan ukuran yang ideal. Tidak sekesil Merkurius yang hanya 8% dari ukuran Bumi dan tidak sebesar Jupiter yang lebih besar 318 kali dari ukuran Bumi. Ini bukanlah suatu hal yang kebetulan dan tanpa maksud.
Ahli Geologi Amerika Berpendapat:
Quote:
Dan ukuran Bumi benar-benar sudah pas. Tak terlalu kecil sehingga kehilangan atmosfernya akibat gravitasinya terlalu kecil untuk mencegah gas-gas lepas ke angkasa.Dan tak terlalu besar sehingga gravitasinya akan menahan terlalu banyak atmosfer, termasuk gas-gas berbahaya.
Frank Press & Raymond Siever
Earth, New York
W. H. Freeman, 1986, hal. 4


4. Perisai Pelindung
Spoiler for Medan Magnet Bumi:



Selain masanya, bagian dalam Bumi juga dirancang khusus dan terdiri dari berbagai lapisan-lapisan dengan berbagai ciri yang menyelimuti intinya. Lapisan-lapisan ini selalu bergerak dan membentuk medan magnet istimewa yang berguna dalam menentukan arah melalui kompas.



Lebih jauh lagi, medan magnet yang membentang jauh diatas atmosfer ini juga membentuk perisai yang melindungi Bumi dari bahaya yang mungkin datang dari angkasa luar. Kebanyakan dari sinar cosmic mematikan dan meteor yang melintas diangkasa, tida mampu menembus perisai yang melingkupi bumi ini.

Sebagian besar awan plasma yang terbentuk oleh ledakan di Matahari, di belokkan oleh medan magnet ini. Sisanya bagian sangat kecil dari setiap ledakkan, di arahkan ke arah kutub yang dilihat dari segi apapun tidak sesuai untuk kehidupan. Dan partikel-partikel yang menumpuk di atmosfer wilayah ini menghasilkan pertunjukkan cahaya yang indah dilangit.

Jika perisai ini tidak ada maka tidak akan ada kehidupan karena mahkluk hidup akan musnah oleh serangan radiasi yang berbahaya.


5. Susunan Atmosfer Yang Sempurna
Spoiler for Susunan Atmosfer Bumi:

Susunan Atmosfer Yang Sempurna.
Atmosfer Bumi terdiri atas 77% Hidrogen, 21% Oksigen, 1% Karbon Dioksida dan 1% gas lainnya. Gas terpenting dari atmosfer adalah Oksigen, karena gas ini terlibat dalam hampir semua reaksi kimia yang menghasilkan energi yang diperlukan oleh mahkluk hidup kompleks seperti manusia. Hal menarik disini adalah, bahwa kadar Oksigen dalam udara yang kita hirup ditetapkan dengan sangat tepat.
Dalam bukunya, Profesor Mikro Biologi Terkenal, Michael J. Denton berpendapat :
Quote:
Dapatkah atmosfer anda mengandung lebih banyak Oksigen namun tetap mendukung kehidupan?, Tidak!. Oksigen adalah unsur yang sangat mudah bereaksi. Bahkan kandungan Oksigen di atmosfer yang sekarang, yakni 21%, sangatlah mendekati batas atas yang aman bagi kehidupan pada suhu lingkungan. Kemungkinan terjadinya kebakaran hutan meningkat sebesar 70% untuk setiap kenaikan 1% kandungan Oksigen dalam atmosfer.
.
Michael J. Denton, Nature's Destiny:
How The Laws of Biology Reveal Purpose in The Universe,
The New York : The Free Press, 1998, hal. 12

Kandungan Oksigen di atmosfer yang berada tetap pada angka ini merupakan hasil dari sitem daur ulang yang hebat. Manusia dan Hewan terus menerus menggunakan Oksigen dan mengeluarkan Karbon Dioksida yang tidak dapat mereka hirup. Dan tumbuhan malah melakukan hal yang sebaliknya. Tumbuhan membebaskan jutaan ton Oksigen ke atmosfer setiap harinya. Tanpa kerjasama dan keseimbangan antara dua kelompok mahkluk hidup ini, Bumi tak akan dapat dihuni.
Misalnya:
Jika seluruh mahkluk hidup hanya menghirup Karbon Dioksida dan melepaskan Oksigen, maka atmosfer Bumi akan lebih memudahkan terjadinya pembakaran daripada biasanya. Sehingga percikan api kecil saja, mampu memicu kebakaran besar.
Demikian pula, jika keduanya hanya menghirup Oksigen dan mengeluarkan Karbon Dioksida, kehidupan akan musnah ketika semua oksigen yang dihirup telah habis.

Keseimbangan kehidupan telah dirancang dengan sempurna, sehingga Oksigen dalam atmosfer tetap pada kadarnya yang tepat untuk kehidupan. Keseimbangan yang dirancang tanpa cacat dan yang senantiasa tetap sempurna disetiap detiknya memperlihatkan ilmu dan kekuasaan yang tak terbatas dari Sang Penciptanya.


Hugh Ross, PH. D. - The Creator and The Cosmos

Point-point kesempurnaan Bumi.

Spoiler for Hugh Ross:

1. Gravitasi Permukaan Bumi
Jika lebih kuat : Atmosfer akan menahan terlalu banyak Amonia dan Metana.
Jika lebih lemah : Atmosfer akan kehilangan terlalu banyak air.

2. Ketebalan Kerak Bumi
Jika lebih tebal : Akan terlalu banyak Oksigen yang dipindahkan dari atmosfer ke ke kerak Bumi.
Jika lebih tipis : Aktivitas gunung berapi dan gempa akan terlalu besar.


3. Masa Rotasi Bumi
Jika lebih lama : Perbedaan suhu antara siang dan malam akan terlalu besar.
Jika lebih cepat : Kecepatan angin di atmosfer akan terlalu tinggi.


4. Kandungan Ozon
Jika lebih banyak : Suhu permukaan Bumi akan terlalu rendah.
Jika lebih dikit : Suhu permukaan Bumi akan terlalu tinggi dan akan terlalu banyak radiasi sinar ultraviolet pada permukaann bumi.


5. Aktivitas Gempa
Jika lebih besar : Akan terlallu banyak mahkluk hidup yang musnah.
Jika lebih kecil : Zat-zat makanan di dasar lautan (yang berasal dari aliran sungai) takkan terdaur ulang didaratan melalui pengangkatan tektonik.


Quote:
Originally Posted by Michael J. Denton - Nature's Destiny
Dengan memadukan berbagai tekanan atmosfer yang mungkin, dengan berbagai kandungan Oksigen yang mungkin, menjadi jelaslah bahwa hanya ada satu bagian teramat kecil... di mana seluruh beragam syarat bagi berlangsungnya kehidupan dapat dipenuhi... Sungguh merupakan hal teramat penting bahwa beberapa syarat penting dipenuhi pada satu bagian kecil ini di antara semua ragam atmosfer yang mungkin.
Dari sekian banyak kesempurnaan Bumi yang tak terhitung, hal-hal tersebut merupakan salah satu kelompok kecil dari kesempurnaan Bumi yang menunjukkan bahwa Bumi diciptakan secara khusus untuk kehidupan. Dan mungkin akan terlalu sulit bagi kita untuk mendapat susunan dan tatanan sempurnna dari suatu planet yang dapat dijadikan rumah bagi kehidupan. Karena kesempurnaan ini mungkin hanya terdapat di Bumi kita ini

2 komentar:

  1. The Abercrombie and Fitch style has lived much longer than Abercrombie its counterparts from the 1980s; Abercrombie Sale it may be because of its relatively Cheap Abercrombie inoffensive style or Abercrombie outlet because people just love animals, abercrombie Jeans but it's less frowned upon.Today you can find high quality blanket and sheet sets in a cheetah print. Abercrombie Pants These are common enough that you could Abercrombie Tees even go to a department store and find them, so you should have no problem finding cheetah printed sheets Abercrombie Shorts and blankets if they are what you are looking for. Abercrombie Sweaters These can be a great accent to a more contemporary home theme, though obviously are not great for homes that are more conservatively or classically decorated. Curtains that have this type of pattern are more difficult to come by. You may have to go to interior design specialty stores, or look online order to find curtains with cheetah spots printed on them. However, in most cases if you can find them, they are usually not very expensive.

    BalasHapus

Terima Kasih atas Kunjungan nya !

Jangan Lupa di Komentar ya !

-SatSutPut-

Share My Blog

Facebook Twitter Google Buzz Delicious Digg Stumbleupon
Linkedin Yahoo! Bookmarks Google Bookmarks Reddit Mixx Technorati

Recent Comments